Archive for April, 2010
Ansor Donggala Bertekad Rebut KNPI
Palu – Pimpinan Cabang Ansor Kabupaten Donggala, Muhdar Ibrahim mengatakan, salah satu kader Ansor terbaik di kabupaten tertua di Sulteng itu akan dijagokan sebagai calon ketua KNPI Donggala periode 2010-2014. Menurut Muhdar, Ansor akan all out agar kader Ansor tersebut menang pada pemilihan ketua KNPI awal Mei mendatang.
“Ansor punya kader yang siap bertarung. Kami sepakat merekomendasikan Moh Aswan Da’ali. Beliau wakil ketua satu di Ansor Donggala. Beliau punya kapasitas dan kapabel memimpin KNPI,” kata Muhdar, di Palu, Senin (26/4).
Menurut Muhdar, Ansor sebagai salah satu organisasi kepemudaan di Indonesia wajar mengincar KNPI karena Ansor memiliki infrastruktur yang kuat mulai dari ranting sampai pusat.
Muhdar optimistis, jika KNPI Donggala dipimpin pemuda dari Ansor, organisasi yang pernah mesra dengan orde baru itu akan lebih maju dengan sejumlah perubahannya. “Banyak hal saya kira yang perlu dilakukan di KNPI. Ansor akan buktikan bahwa kadernya siap memajukan KNPI,” katanya.
Muhdar lantas menyebut bahwa kandidat yang diusung Ansor Donggala juga sudah mendapat dukungan dari PW Ansor Sulteng. Dia mengatakan, dengan dukungan tersebut itu artinya, seluruh kekuatan Ansor ikut memikirkan KNPI Donggala mendatang.
“Kami juga akan road show ke tokoh-tokoh NU di Donggala untuk mendapat restu dari mereka. Perjuangan itu perlu doa dari alim ulama agar ada berkahnya,” kata Muhdar.***
Kabupaten Sigi Telah Bentuk Tiga PAC
Palu – Ketua PC Ansor Kabupaten Sigi, As’ad Latopada mengatakan, meski Ansor Sigi baru terbentuk tahun 2010 tetapi hingga April sudah terbentuk tiga Pimpinan Anak Cabang (APC) di kabupaten termudah di Provinsi Sulteng itu.
As’ad menyatakan komitmennya untuk membentuk 15 PAC di daerah itu sebelum masa jabatannya berakhir dua tahun mendatang. As’ad merupakan ketua PC Ansor Sigi pertama yang mendapat tugas membentuk seluruh PAC di daerah itu selambat-lambatnya dua tahun. Jika dalam setahun As’ad sudah berhasil membentuk seluruh PAC, PC Sigi akan segera menggelar Muscab pertamanya.
Kabupaten Sigi merupakan salah satu kabupaten yang akan menjadi sasaran kegiatan Ansor Sulteng terutama dalam konteks kebudayaan. Daerah ini merupakan kabupaten yang ragam budaya dan etnisnya bisa menjadi contoh pergumulan budaya dalam membangun pluralisme kebangsaan.***
Galeri Foto
Rapat Komisi : Perwakilan cabang GP Ansor se Sulteng dan pengurus Ansor Sulteng saat mengikuti rapat komisi pembahasan program kerja 2010-2014, rekomendasi, dan tata laksana organisasi GP Ansor Sulteng di Palu, 24 April 2010.(foto:panitia)
Galeri Foto
Dialog HARLA Ansor : Ketua STAIN Datokarama Palu Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag, dan Staf Ahli Gubernur Sulteng, Prof. Dr. Rasyid Thalib (kiri), dan Wakil Ketua Ansor Sulteng, Adha Nadjemuddin (tengah) saat memberikan pokok-pokok pikiran dalam dialog Hari Lahir Ansor ke-76 di Grand Duta Hotel Palu, 24 Maret 2009. Dialog tersebut mengusung tema, ahlusunnah waljamaah dan kebijakan politik pemerintah Sulawesi Tengah.(foto:ist)
Galeri Foto
Penguatan Kelembagaan : Ketua PW Ansor Sulteng Sahran Raden (Kiri), Wakil Ketua, Adha Nadjemuddin (tengah), Sekretaris, Rusdin Ahmad, saat memberikan materi penguatan kelembagaan pada Rakerwil GP Ansor Sulteng di Grand Duta Hotel Palu, 24 April 2010. (foto:zakir)Galeri Foto
Pembukaan Rapar Kerja Wilayah dan Pelantikan PW Ansor Sulteng periode 2010-2014. Dari kanan ke kiri tampak Sekretaris Tanfidz NU Sulteng, Dr.H.Nasaruddin L Midu, Ketua Dewan Syura NU Sulteng KH.Husen Habibu, Kepala Kesbanglinmas Sulteng, Syafri Alikadir, Sekjen PP Ansor, Malik Haromain dan Ketua PW Ansor Sulteng, Sahran Raden. (foto:ist).GP Ansor Sulteng 2010-2014 Segera Dilantik
Palu – Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), salah satu organisasi badan otonom Nahdlatul Ulama akan dilantik Jumat (23/4) malam di salah satu hotel di Kota Palu.
Ketua GP Ansor Sulteng Sahran Raden mengatakan, pelantikan pengurus PW Ansor tersebut bertepatan dengan hari lahir GP Ansor ke 76 (24 April 1934).
Sebagai perwujudan dari usia Ansor tersebut, pelantikan akan dirangkaikan dialog dengan tema mengangkat akar tradisi ahlusunnah waljamaah dalam konteks politik kekinian.
“Sesuai jadwal rencananya Ketua PP Ansor, Syaifullah Yusuf yang akan melantik. Tetapi, karena ada jadwal beliau yang lebih penting, pelantikan ini diwakilkan oleh Sekjen,” kata Sahran.
Dia mengatakan, agenda dialog baru akan dilangsungkan Sabtu (24/4) dengan sejumlah narasumber antara lain Prof.Dr.Andi Mattulada, Prof.Dr. Rasyid Thalib (guru besar hukum politik), dan Dr Zainal Abidin (Ketua STAIN Datokarama Palu).
Menurut Sahran, dialog tersebut sangat stratgis karena Sulteng sebentar lagi akan menggelar Pilkada Gubernur dan Pilkada sejumlah kabupaten/kota.
“Kita mau mengangkat akar-akar tradisi ahlusunnah waljamaah dalam trend politik kekinian khususnya di Sulteng,” kata Sahran.
Menurut dosen STAIN Darokarama Palu itu, akar tradisi politik santun dan beradab perlu diangkat ke permukaan agar dalam meraih keinginan politik tidak ditempuh dengan menghalalkan segala cara. “Ini yang jadi fokus diskusi besok (24/4),” kata Sahran.
Sahran Raden, terpilih menjadi ketua Ansor Sulteng periode 2010-2014 melalui konfrensi wilayah (Konferwil) IV 17 Januari.
Sahran mendapat dukungan delapan suara dari delapan cabang yang berhak memilih. Tiga cabang lainnya, yakni Morowali, Banggai Kepulauan, dan Buol tidak hadir dalam konferwil tersebut.(antara)







Komentar